Showing posts with label Akuntansi. Show all posts
Showing posts with label Akuntansi. Show all posts

Cara Gampang Paham Debit dan Kredit Tanpa Harus Kuliah Akuntansi

Banyak orang langsung mundur teratur begitu dengar kata "Debit" dan "Kredit". Istilah ini sering banget dianggap cuma milik akuntan profesional berkacamata kuda yang duduk di belakang meja kubikel perusahaan besar. 

Padahal, kalau kita paham logikanya, konsep ini aslinya sangat masuk akal, manusiawi, dan nyambung banget sama kehidupan sehari-hari kita dalam mengelola uang. Mari kita bedah cara paling santai untuk memahami debit dan kredit tanpa bikin kepala pusing tujuh keliling.

Share:

Biaya vs Beban dalam Akuntansi! Ribet Banget, Padahal Sama Aja Maksudnya

Pernah nggak, lagi asyik-asyiknya bikin laporan keuangan, tiba-tiba kepala pusing gara-gara bingung bedain istilah "biaya" dan "beban"?

Di dunia akuntansi formal, dua kata ini sering kali diperlakukan seolah-olah beda kasta. Buku-buku tebal akuntansi bakal ngotot bilang kalau cost (biaya) itu pengorbanan sumber daya untuk perolehan aset, sementara expense (beban) adalah biaya yang sudah habis masa manfaatnya untuk menghasilkan pendapatan.

Ribet? Jelas! Padahal, kalau kita ngobrol santai di warung kopi, mau pakai kata biaya atau beban ya artiya sama aja. duit keluar buat belanja! haha

Share:

Jurnal Akuntansi HPP, Persediaan, dan Penyesuaian HPP Sistem Periodik

Halo, teman-teman. Salam kuat's blog. Pernah nggak sih kalian merasa dunia akuntansi itu kayak labirin yang penuh angka-angka misterius, laporan laba rugi yang bikin dahi berkerut, dan persediaan barang yang kadang tiba-tiba “menghilang” entah ke mana? Tenang, saya juga dulu gitu.

Nah, di artikel ini, saya bakal ngajak kalian semua ngobrol santai tapi serius soal HPP (Harga Pokok Penjualan), persediaan barang, jurnal, dan laporan keuangan. Saya bakal kasih contoh kasus, tips praktis buat Excel, sampai jebakan-jebakan yang bikin orang pemula tersandung. Pokoknya, setelah baca ini, kalian nggak cuma ngerti teori, tapi juga ngerti praktik nyata di perusahaan.

1. Kenapa Persediaan dan HPP Itu Penting?

Bayangin kalian punya toko online jualan sepatu. Kalian punya persediaan awal sepatu seharga 10 juta, bulan ini kalian beli lagi 50 juta buat stok baru, dan akhirnya kalian jual barang seharga 10 juta. Sekilas, kaian mikir: “Ah gampang, kan tinggal jual dan masukin ke laporan laba rugi.”

Eh, tunggu dulu. Kalian harus pinter-pinter ngitung HPP biar tau berapa untung kalian bener-bener. Kalau salah hitung, kalian bisa overestimate laba, terus ujung-ujungnya panik waktu bayar pajak. haha..

HPP = Persediaan Awal + Pembelian – Persediaan Akhir

Sederhana kan? Tapi di balik formula ini ada banyak jebakan: kapan pakai sistem periodik, kapan pakai perpetual, dan gimana jurnal harus dicatat biar laporan keuangan nggak ngawur.

2. Sistem Periodik vs Perpetual: Mana yang Lo Pilih?

  • Sistem Periodik

Bayangin kalian lagi main game “Inventory Tycoon”. Kalian cuma ngecek persediaan barang tiap akhir bulan. Selama bulan berjalan, yang kalian catet cuma pembelian. Penjualan? Kalian catet masuk “pendapatan” aja, tapi HPP dihitung belakangan. Nah yang beginilah disebut sistem periodik.

      Kelebihan:

  1. Simpel, gampang buat Excel.
  2. Cocok buat bisnis kecil atau pemula.

       Kekurangan:

  1. Kalian nggak tau HPP real-time.
  2. Bisa kaget kalau persediaan tiba-tiba habis atau hilang.

  • Sistem Perpetual

Nah, ini kayak punya CCTV buat persediaan. Setiap transaksi beli atau jual, saldo persediaan otomatis update. HPP langsung muncul, jadi kalian bisa tau laba kotor tiap saat. Nah, yang model begini disebut sistem perpetual.

      Kelebihan:

  1. Laporan real-time.
  2. Lebih akurat buat perusahaan besar.

       Kekurangan:

  1. Ribet kalau catatan manual di Excel.
  2. Butuh sistem akuntansi canggih kalau barang banyak banget.

3. Jurnal & COA: Koneksi Persediaan ke Laporan Keuangan

Sekarang kita masuk ke dunia jurnal umum dan chart of accounts (COA). Jangan takut dulu, saya jelasin santai.

Misal di bulan Januari:

Jurnal ini bakal ngefek ke neraca lajur dan akhirnya ke laporan laba rugi. Tapi yang paling tricky biasanya HPP dan penyesuaian persediaan.

Contoh jurnal penyesuaian:

Kenapa ini penting? Karena saldo awal persediaan bulan depan otomatis berubah. Jadi, kalau di Februari cuma ada penjualan, sistem periodik bakal pakai persediaan awal 55 juta sebagai basis, bukan 10 juta lagi.

4. Contoh Kasus Januari–Februari


HPP Februari = Persediaan Awal + Pembelian – Persediaan Akhir

Kalian harus tahu barang fisik yang tersisa buat menentukan persediaan akhir. Misal sisa 45.000.000, maka HPP Februari = 55.000.000 – 45.000.000 = 10.000.000

Nah kalian lihat, kalau nggak tahu jumlah fisik, HPP nggak bisa dihitung. Makanya sistem periodik butuh stock opname.

5. Apakah Biaya Angkut Masuk HPP?

Jawabannya: Iya, kalau memang terkait pembelian barang. 

  • Biaya angkut, asuransi, dan bea masuk bisa digabung ke harga pembelian buat menentukan HPP.
  • Tapi biaya operasional lain, misal gaji, listrik, nggak masuk HPP. Itu masuk biaya usaha di laporan laba rugi. 
Jadi patokannya tetap: persediaan akhir + biaya terkait pembelian = HPP yang akurat.

6. Tips Praktis Buat Excel

Kalian pengen bikin jurnal sederhana tapi laporan laba rugi & neraca bisa auto tarik data? Nih tipsnya:

  1. Buat sheet COA – Masukkan semua akun, kode akun, tipe (D/K, LR/NR), saldo awal.
  2. Buat sheet Jurnal – Tanggal, keterangan, debit, kredit.
  3. Buat sheet Laporan – Gunakan fungsi SUMIF atau SUMIFS buat narik data berdasarkan kode akun.
  4. Penyesuaian akhir bulan – Tambah jurnal penyesuaian untuk persediaan, depresiasi, atau beban dibayar dimuka.
  5. Cek HPP – Jangan lupa formula: Persediaan Awal + Pembelian – Persediaan Akhir.
Tips extra: pakai warna berbeda buat debit & kredit biar mata nggak pegel. 

7. Kesalahan Umum & Jebakan Akuntansi

  • Saldo awal salah – Akibatnya HPP dan laba kotor bulan depan salah.
  • Lupa jurnal penyesuaian persediaan – HPP terlihat 0 atau terlalu tinggi.
  • Tidak mencatat biaya angkut & bea masuk – HPP understate, laba overstate.
  • Mix sistem periodik & perpetual – Bisa bikin laporan kacau.

8. Kesimpulan

Oke, saya simpulin aja:

  1. HPP itu penting banget buat tau laba kotor sesungguhnya.
  2. Sistem periodik simpel tapi butuh stock opname. Sistem perpetual real-time tapi ribet kalau manual.
  3. Jurnal persediaan & penyesuaian harus rapi biar saldo akhir benar.
  4. Biaya terkait pembelian (angkut, asuransi, bea) masuk HPP, yang lain masuk biaya usaha.
  5. Excel bisa dipakai, asal COA jelas, jurnal lengkap, dan formula laporan tepat.

Intinya, akuntansi itu bukan cuma soal angka, tapi soal cerita bisnis yang bisa dipercaya. Kalo kalian ngerti alur persediaan, HPP, dan jurnal, laporan keuangan kalian nggak cuma rapi, tapi juga masuk akal.

Dan ingat… jangan panik kalo angka nggak klop. Kadang akuntan juga harus pakai power of imagination: “Oke, barangnya lari ke mana nih bulan ini? haha....

Share:

Cara Mudah Mencatat Persediaan dan Harga Pokok Penjualan (HPP) dalam Akuntansi Perusahaan

Pengelolaan persediaan adalah salah satu aspek terpenting dalam akuntansi perusahaan, terutama bagi bisnis yang bergerak di bidang perdagangan dan manufaktur. Banyak pemilik usaha dan akuntan pemula yang sering bingung mengenai perbedaan antara persediaan di Neraca dan akun–akun Harga Pokok Penjualan (HPP) di Laporan Laba Rugi. 

Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana pencatatan persediaan dilakukan serta bagaimana sistem pembentuk HPP bekerja dalam laporan keuangan.

Share:

Cara Mudah dan Simpel Membuat dan Menyusun Laporan Rekonsiliasi Bank

 

Saat kita bekerja di suatu perusahaan sebagai akuntan, atau bahkan memiliki suatu bisnis, setiap hari sudah pasti akan terdapat transaksi harian yang harus dicatat, sedangkan uang yang diterima atau dikeluarkan selalu melalui bank, kecuali jumlah yang kecil perlu merekomendasikan laporan bank. 

Rekonsiliasi ini sangat bermanfaat untuk mengecek ketelitian pencatatan akun kas dan catatan bank serta untuk mengetahui penerimaan atau pengeluaran yang telah terjadi di bank tetapi belum dicatat oleh perusahaan. Akibat yang ditimbulkannya adalah perbedaan antara saldo menurut catatan kas dengan saldo menurut laporan bank. Apabila dikelompokkan, yang dapat menimbulkan perbedaan tersebut adalah :
Share:

Sistem Pencatatan Kas Kecil dan Cara Mudah Mengelolanya

Salam sukses saya ucapkan untuk untuk pembaca setia kuat's blog. Saya doakan semua pembaca kuat's blog selalu dilimpahkan rezeki oleh Allah SWT. Aamiin. Selanjutnya pada posting kali ini saya akan membahas mengenai cara mengelola dan sistem pencatatan kas khususnya kas kecil.

Uang kas ini sangat mudah dipindahtangankan dan mungkin tidak dapat dibuktikan, sehingga pengendalian kas yang ketat sangatlah penting, terutama sekali pengendalian internnya. Bentuk-bentuk dan prosedur pengendaliannya antara lain :
Share:

Cara Mudah Membuat Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba Dengan Aplikasi Excel Akuntansi Org Nirlaba Versi 5.22

 

Salam sukses saya ucapkan buat semua pembaca kuat's blog. Pada posting kali ini saya akan memposting materi tentang bagaimana cara membuat laporan keuangan organisasi nirlaba dengan mudah dan tidak ribet. Yang termasuk ke dalam organisasi nirlaba adalah semacam yayasan dan perkumpulan yang kegiatannya tidak berfokus kepada mencari laba ataupun keuntungan. Akan tetapi kegiatan organisasi nirlaba adalah menjalankan sebuah program-program sosial yang sudah tertuang di dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dari organisasi itu sendiri. Adapun dana yang diperoleh oleh organisasi nirlaba itu bersumber dari sumbangan para donatur. Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan setiap organisasi nirlaba juga dapat menciptakan sebuah usaha mandiri yang berfungsi untuk menopang dana yang dibutuhkan oleh organisasi nirlaba tersebut, sehingga sebuah organisasi nirlaba tidak melulu mengharapkan dana dari sumbangan para donatur dalam mensukseskan kegiatan-kegiatan programnya. 
Share:

Membuat Laporan Keuangan Lembaga Sekolah Dengan Aplikasi Excel Akuntansi Organisasi Pendidikan Versi.1.21

 

Jika berbicara mengenai organisasi lembaga sekolah, organisasi lembaga sekolah tidaklah terlalu berbeda dengan organisasi nirlaba. Organisasi lembaga sekolah memiliki perbedaan yang cukup signifikan dengan organisasi yang berorientasi kepada laba. Dalam menjalankan kegiatannya, organisasi lembaga sekolah tidak semata-mata digerakkan oleh tujuan untuk mencari laba. Meski demikian not-for-profit juga harus diartikan sebagai not-for-loss. Oleh karena itu, organisasi lembaga sekolah selayaknya pun tidak mengalami defisit. Adapun bila organisasi lembaga sekolah memperoleh surplus, maka surplus tersebut akan dikontribusikan kembali untuk pemenuhan kepentingan publik, dan bukan untuk memperkaya pemilik organisasi lembaga sekolah tersebut.
Share:

Cara Membuat Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba Dengan Aplikasi Excel

 

Salam sukses. Pada posting kali ini, kuat's blog akan membahas mengenai Aplikasi Excel Akuntansi Organisasi Nirlaba yang terbaru. Yaitu Aplikasi Excel Akuntansi Organisasi Nirlaba V.3.21. Aplikasi ini adalah aplikasi kelanjutan dari Aplikasi Excel Akuntansi Organisasi Nirlaba V.1.19. Nah buat teman-teman yang ingin melihat aplikasi sebelumnya silahkan klik Aplikasi Excel Akuntansi Organisasi Nirlaba V.1.19. Selain itu teman-teman juga bisa melihat postingan saya yang berjudul Cara Membuat Laporan Keuangan Dengan Aplikasi Akuntansi Majelis dan Organisasi Nirlaba Berbasis Excel Macro. Selanjutnya pada posting kali ini, saya ingin memposting mengenai bagaimana cara membuat laporan keuangan organisasi nirlaba dengan menggunakan aplikasi akuntansi berbasis excel yang telah disesuaikan dengan kondisi aktivitas keuangan organisasi nirlaba tersebut.
Share:

Template Excel Untuk Transaksi Harian dan Untuk Membuat Laporan Laba Rugi Otomatis

 

Salam sukses saya sampaikan kepada semua pembaca yang masih setia membaca postingan di kuat's blog. Dan pada posting kali ini saya ingin memberikan sebuah panduan tentang cara membuat laporan laba rugi otomatis dan form input transaksi harian dengan rumus formula excel. Panduan ini sangat bermanfaat sekali bagi teman-teman yang memiliki tugas dalam membuat laporan keuangan. 

Dengan cara ini, teman-teman nantinya bisa menginput data transaksi harian dari mulai awal tahun hingga akhir tahun, dan hasilnya sudah muncul secara otomatis ke dalam laporan laba rugi. Jadi nantinya kita sudah tidak perlu lagi membuat laporan laba rugi secara dadakan. Karena semua transaksi sudah tersimpan di form input data transaksi harian dan di laporan laba ruginya. Nah, lalu bagaimana cara membuatnya? silahkan ikuti petunjuknya seperti berikut ini.
Share:

Menghitung dan Melaporkan Secara Manual dan Otomatis PPh Pasal 21 Atas Pembayaran Kepada Tenaga Ahli Dengan Aplikasi Excel Gaji dan PPh 21 Bendaharawan

 

Salam sukses selalu saya sampaikan kepada semua sobat kuat's blog yang selalu setia membaca isi blog saya. Selanjutnya pada posting kali ini saya ingin menjelaskan kepada teman-teman yang berprofesi sebagai bendaharawan pemerintah tentang cara menghitung dan melaporkan PPh Pasal 21 atas pembayaran imbalan yang dibayarkan kepada tenaga ahli yang menerima penghasilan tidak bersifat berkesinambungan. Dan pada posting kali ini saya akan menjelaskan dengan cara manual menggunakan excel dan secara otomatis menggunakan Aplikasi Excel Gaji dan PPh 21 Bendaharawan Pemerintah Versi.RA1.20. Bagi teman-teman semua yang belum faham mengenai Aplikasi Excel Gaji dan PPh 21 Bendaharawan Pemerintah Versi.RA1.20 bisa lihat dulu di link  Aplikasi Excel Gaji dan PPh 21 Bendaharawan Pemerintah agar lebih memahami posting ini. 
Share:

Formula Excel Penyusutan Metode Garis Lurus Hasilnya Otomatis Dari Mulai Perbulan Hingga Akhir Masa Manfaat

Salam sukses buat pembaca kuat's blog semua. Semoga para pembaca kuat's blog semua selalu dilimpahkan rezeki dan perlindungan serta kesehatan olehNya. aamiin. Selanjutnya pada posting kali ini saya akan membahas mengenai formula excel. Dan formula excel yang akan saya bahas pada posting kali ini adalah formula excel yang berkaitan dengan penghitungan penyusutan metode garis lurus. Dan hasil yang di dapatkan adalah nilai penyusutan perbulan hingga akhir masa manfaat. Posting kali ini merupakan posting kelanjutan dari materi Formula Excel Penyusutan Metode Saldo Menurun. Kalo belum baca silahkan baca dulu. Nah, untuk lebih memahaminya saya akan simulasikan dengan memberikan formula-formula excel sesuai urutan kolom tabel yang saya sediakan. silahkan praktekkan dengan mengikuti tahapan berikut ini.
Share:

Cara Menghitung dan Melaporkan PPh Pasal 21 Atas Pembayaran Uang Rapel

Sebelumnya Saya doakan semua pembaca setia kuat's blog selalu sukses dalam setiap aktivitas sehari harinya. Pada posting kali ini saya akan memposting mengenai cara membuat Pelaporan Gaji dan Penghitungan PPh Pasal 21 atas Gaji dan Uang Rapel yang dibayarkan kepada Pegawai tetap dengan menggunakan Aplikasi Excel Gaji dan PPh Pasal 21. Untuk lebih memahaminya saya akan memberikan contoh kasus berikut ini :

PT Tax & Excel Media pada periode bulan Juni 2019 memberikan kenaikan gaji kepada seorang pegawai yang bekerja di kantor cabangnya. Namanya Dasti, belum menikah dan telah memiliki NPWP. Sejak Januari S/D Mei Dasti menerima gaji sebesar Rp5.500.000 setiap bulannya. Dan pada bulan Juni 2019, perusahaan memberikan kenaikan gaji sebesar Rp1.000.000 dan berlaku surut sejak awal tahun 2019. Sehingga perusahaan memberikan uang Rapel kepada Dasti selama 5 bulan kebelakang (Januari S/D Mei 2019) sebesar Rp5.000.000. Bagaimanakah cara menghitung PPh Pasal 21 yang terutang atas gaji dan uang rapel yang dibayarkan kepada Dasti di bulan Juni 2019? 
Share:

Formula Excel Untuk Menghitung Otomatis Penyusutan Perbulan Metode Saldo Menurun

Salam sukses buat pembaca kuat's blog semua. Semoga para pembaca kuat's blog semua selalu dilimpahkan rezeki dan perlindungan serta kesehatan olehNya. aamiin. Selanjutnya pada posting kali ini saya akan membahas mengenai formula excel. Dan formula excel yang akan saya bahas pada posting kali ini adalah formula excel yang berkaitan dengan penghitungan penyusutan metode saldo menurun. Dan hasil yang di dapatkan adalah nilai penyusutan perbulan. Nah, untuk lebih memahaminya saya akan simulasikan dengan memberikan formula-formula excel sesuai urutan kolom tabel yang saya sediakan. silahkan praktekkan dengan mengikuti tahapan berikut ini.
Share:

Koreksi Fiskal Penghitungan Gross Up dan Gross Nett Tunjangan PPh Pasal 21 dan PPh Pasal 21 Terutang

Salam sukses untuk semua sobat kuat's blog. Saya doakan semoga sobat semua selalu dilimpahkan rezeki yang berlimpah olehNya. aamiin. Pada kesempatan posting kali ini saya akan menjelaskan mengenai Koreksi Fiskal Penghitungan Gross Up dan Gross Nett Tunjangan PPh Pasal 21 dan PPh Pasal 21 Terutang. Hal ini menurut saya perlu dibahas dikarenakan sangat penting bagi semua wajib pajak yang memiliki kewajiban sebagai pemotong dan pemungut PPh Pasal 21. Dalam hal ini wajib pajak sebagai pemberi kerja. Karena, konsep penghitungan PPh Pasal 21 yang dilakukan dengan meng-grossup ataupun meng-grossnett nilai PPh Pasal 21 terutang memiliki kosekwensi fiskal bagi si pemberi kerja. Untuk lebih memahami konsep tersebut, silahkan perhatikan ulasan berikut ini. Namun sebelumnya saya akan memberikan contoh data gaji sebagai berikut :

Share:

Cara Mudah Membuat Laporan Keuangan dan Akuntansi Bagi Organisasi Nirlaba Dengan Aplikasi Excel Akuntansi Org Nirlaba V.1.19

Pernyataan tentang standar akuntansi keuangan (PSAK) No.45 Tahun 2011 tentang organisasi nirlaba, bahwa organisasi nirlaba juga harus dan berhak untuk membuat laporan keuangan dan melaporkan kepada para pemakai laporan keuangan. Yang termasuk ke dalam organisasi nirlaba diantaranya lembaga yayasan, lembaga masjid, lembaga swadaya masyarakat, organisasi majelis ta'lim, dan lembaga nirlaba lainnya yang sejenis.


Share:

Mudahnya Menghitung PPh Pasal 21 Atas Pembayaran THR Dengan Aplikasi Excel

Salam sukses saya ucapkan untuk semua pembaca blog ini. Setelah beberapa lama saya tidak memposting artikel mengenai PPh Pasal 21 di blog ini, akhirnya pada kesempatan kali ini saya akan memposting mengenai Aplikasi Excel Gaji dan PPh Pasal 21. Aplikasi Excel Gaji dan PPh Pasal 21 ini adalah aplikasi yang dipergunakan untuk menghitung dan membuat pelaporan gaji dan PPh Pasal 21 yang berbasis Microsoft Excel Macro. Aplikasi ini dibuat untuk mempermudah pembaca semua dalam melakukan penghitungan PPh Pasal 21 dan membuat laporan gaji dan laporan PPh Pasal 21 atas gaji yang dibayarkan kepada pegawai. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan Microsoft Excel agar para pembaca semua bisa familiar dan mudah mengoperasikannya. Pembaca semua tidak perlu melakukan instalasi aplikasi ini. Aplikasi ini akan berjalan di komputer yang terinstal microsoft excel. Hanya, jika pembaca akan menggunakan aplikasi ini, cukup melakukan setting macro dan setting iterative calculationnya saja. Cukup mudah, simpel, dan banyak fungsinya.

Share:

Konsep Penggolongan Tenaga Kerja Dalam Akuntansi Biaya

Konsep Penggolongan Tenaga Kerja Dalam Akuntansi Biaya

Salam sukses selalu untuk semua pembaca setia kuat's blog. Pada bahasan Posting kali ini saya akan memberikan bahasan tentang penggolongan tenaga kerja dalam akuntansi biaya. Hal ini perlu dibahas karena bermanfaat bagi kalangan profesional yang bergelut dalam pembukuan akuntansi di perusahaan-perusahaan tempat mereka bekerja.
Share:

Cara Membuat Output Hasil Target Penjualan Memanfaatkan Fungsi Logical dan Fungsi NOT Pada Microsoft Excel

Cara Membuat Output Hasil Target Penjualan Memanfaatkan Fungsi Logical dan Fungsi NOT Pada Microsoft Excel

Salam sukses selalu untuk semua pembaca setia kuat's blog. Pada posting kali ini saya akan memposting mengenai cara membuat output hasil Target Penjualan dengan memanfaatkan Fungsi LOGICAL dan Fungsi NOT pada microsoft excel.

Formula NOT digunakan untuk menentukan data yang tidak sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Jika data tersebut tidak sesuai, maka hasil penilaian akan menjadi TRUE, Sedangkan jika sesuai maka hasil akan menjadi FALSE. Pada pembahasan ini saya akan memanfaatkan Fungsi LOGICAL dan Fungsi NOT untuk mengetahui hasil target penjualan. Dan untuk lebih memahaminya, berikut ini saya sertakan langkah-langkahnya :
Share:

Cara Memahami Konsep Neraca Dalam Akuntansi


Cara Memahami Konsep Neraca Dalam Akuntansi

Perhatikan konsep berikut ini :

AKTIVA = KEWAJIBAN + MODAL

Konsep tersebut menggambarkan persamaan umum akuntansi yang berlaku di seluruh dunia. Setiap aktiva (asset) pasti memiliki sumber pembiayaannya, dan pembiayaan tersebut dapat dilakukan dengan modal sendiri (equity) dan/atau kewajiban/utang (liabilities).

Share: