Aplikasi Excel Keuangan PAUD & TK Otomatis, Cukup Input Penerimaan dan Pengeluaran

Laporan Keuangan PAUD dan TK: Kenapa Sangat Penting? Laporan keuangan PAUD dan TK merupakan bagian penting dalam pengelolaan lembaga pendidikan anak usia dini. Setiap PAUD dan TK, baik yang dikelola mandiri maupun di bawah yayasan, pasti mengelola dana dari berbagai sumber seperti iuran peserta didik, bantuan pemerintah, donasi, dan sumber lainnya. Namun, sayangnya masih banyak lembaga PAUD dan TK yang belum membuat laporan keuangan secara tertib dan terstruktur. Padahal, laporan keuangan PAUD dan TK bukan hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut transparansi, kepercayaan, dan keberlangsungan lembaga.

A. Manfaat Membuat Laporan Keuangan PAUD dan TK

    1. Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan :

Dengan laporan keuangan PAUD dan TK yang rapi dan jelas, pengelola dapat menunjukkan bahwa dana yang diterima benar-benar digunakan untuk kepentingan pendidikan. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan :
  • Orang tua peserta didik
  • Yayasan atau pengelola
  • Donatur dan pihak pendukung lainnya
  • Transparansi keuangan akan membuat lembaga Pendidikan PAUD terlihat lebih profesional.
    2. Memudahkan Pengelolaan Keuangan Harian

Laporan keuangan membantu PAUD dan TK dalam:

  • Mencatat pemasukan dan pengeluaran secara rutin
  • Mengetahui saldo kas dan bank secara real time
  • Mengontrol biaya operasional seperti honor pendidik, alat belajar, dan kebutuhan lainnya

Tanpa laporan keuangan, pengelolaan dana hanya mengandalkan ingatan atau catatan seadanya yang rawan kesalahan.

    3. Mendukung Perencanaan dan Pengambilan Keputusan

Dengan data keuangan yang jelas, pengelola PAUD dan TK dapat:

  • Menyusun anggaran kegiatan dengan lebih tepat
  • Menilai kemampuan keuangan lembaga
  • Merencanakan pengembangan sarana dan prasarana

Keputusan yang didasarkan pada laporan keuangan akan jauh lebih aman dan terukur.

    4. Kebutuhan Akreditasi dan Administrasi PAUD dan TK

Dalam proses akreditasi PAUD dan TK atau pelaporan ke yayasan dan instansi terkait, laporan keuangan sering menjadi salah satu dokumen pendukung yang dibutuhkan. PAUD dan TK yang memiliki laporan keuangan lengkap akan lebih siap dan tidak panik ketika dibutuhkan sewaktu-waktu.

B. Risiko Jika Lembaga Pendidikan PAUD dan TK Tidak Membuat Laporan Keuangan

    1. Sulit Mengetahui Kondisi Keuangan Sebenarnya

Tanpa laporan keuangan PAUD dan TK, pengelola tidak dapat memastikan:

  • Apakah lembaga mengalami surplus atau defisit
  • Apakah dana masih cukup untuk operasional ke depan
  • Pengeluaran mana yang paling besar

Akibatnya, masalah keuangan sering baru disadari ketika kondisi sudah cukup parah.

    2. Rawan Kesalahan dan Konflik Internal

Tidak adanya pencatatan keuangan yang jelas dapat menimbulkan:

  • Kesalahan pencatatan dana
  • Kesalahpahaman antar pengelola
  • Tuduhan penyalahgunaan dana, meskipun tidak disengaja

Hal ini bisa berdampak buruk pada keharmonisan internal lembaga.

    3. Menurunnya Kepercayaan Orang Tua dan Pihak Terkait

Orang tua dan pihak pendukung PAUD dan TK cenderung lebih percaya pada lembaga yang memiliki sistem keuangan yang rapi dan transparan. Jika laporan keuangan tidak tersedia, kepercayaan tersebut dapat menurun dan berdampak pada keberlangsungan lembaga.

    4. Kesulitan Saat Dibutuhkan Laporan Mendadak

Dalam kondisi tertentu, laporan keuangan PAUD dan TK bisa dibutuhkan secara mendadak, misalnya untuk:

  • Audit
  • Pengajuan bantuan
  • Evaluasi yayasan

Jika tidak ada sistem pencatatan yang baik sejak awal, penyusunan laporan akan memakan waktu lama dan berisiko tidak akurat.

Laporan keuangan PAUD dan TK bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi merupakan alat penting untuk menjaga transparansi, kepercayaan, dan keberlangsungan lembaga. Dengan sistem pencatatan yang tepat, pengelolaan keuangan PAUD dan TK dapat dilakukan dengan lebih mudah dan aman.

Membuat laporan keuangan PAUD dan TK tidak harus rumit. Saat ini, pencatatan keuangan dapat dilakukan dengan banyak cara dan platform. Misalnya saja dengan menggunakan fungsi microsoft excel yang tentunya lebih familiar. Atau bisa juga dengan menggunakan sebuah aplikasi excel yang telah dirancang khusus untuk kebutuhan dalam membuat laporan keuangan lembaga pendidikan anak usia dini. Salah satunya bisa dengan menggunnakan bantuan Aplikasi Excel Laporan Keuangan Lembaga Pendidikan PAUD dan TK yang dirancang oleh Media Excel dan Aplikasi. Teman-teman bisa lihat contoh aplikasinya melalui video yang linknya sebagai berikut :

  1. Video Cara Mencatat Penerimaan SPP Siswa Paud dan TK 
  2. Video Cara Mencatat Penerimaan Siswa PAUD Rutin & Non Rutin 
  3. Video Laporan Buku Besar Aplikasi Excel Keuangan Lembaga PAUD

Dengan aplikasi excel tersebut teman-teman cukup input penerimaan dan pengeluaran saja, karena di aplikasi excel tersebut teman-teman tidak perlu mikir konsep debit kredit, Dan secara otomatis aplikasi excel tersebut akan menyajikan laporan keuangan yang sudah tersusun dengan rapi. Untuk penjelasan fasilitas input dan output dari aplikasi excel laporan keuangan lembaga pendidikan PAUD dan TK tersebut adalah sebagai berikut : 

1. Fasilitas Input

  • Input Nama Akun dan Saldo Awal
  • Input Data Mitra / Siswa
  • Memiliki 8 form input penerimaan dan pengeluaran Kas & Bank
  • Memiliki form input Jurnal Non Tunai
  • Memiliki form input Jurnal Penyesuaian
  • Memiliki Input Data Aset Tetap

2. Fasilitas Output

    a. Output Laporan Keuangan Umum

  • Laporan Buku Besar
  • Laporan Neraca Lajur
  • Laporan Aktivitas Keuangan Bulanan 
  • Laporan Aktivitas Keuangan Umum
  • Laporan Posisi Keuangan ( Neraca )
  • Laporan Arus Kas Metode Langsung

    b. Laporan Ringkasan Keuangan

  • Ringkasan Aktivitas Keuangan Bulanan
  • Ringkasan Aktivitas Keuangan Umum
  • Ringkasan Posisi Keuangan ( Neraca )
  • Laporan Kontrol Mutasi Kas & Bank

    c. Laporan Pembayaran Peserta Didik

  • Laporan Daftar Pembayaran Peserta Didik
  • Laporan Rekap Pembayaran Rutin Peserta Didik
  • Laporan Rekap Pembayaran Non Rutin Peserta Didik
  • Laporan Total Pembayaran Peserta Didik

    d. Laporan Utang dan Piutang

  • Laporan Piutang
  • Laporan Utang

    e. Laporan Penyusutan Aset Tetap

  • Laporan Penyusutan Aset Tetap
  • Laporan Rekap Penyusutan Aset Tetap

Dari gambaran input dan output tersebut, aplikasi excel laporan keuangan lembaga pendidikan PAUD dan TK ini sangat cocok digunakan oleh bendahara PAUD dan TK meskipun bukan berlatar belakang akuntansi. Karena aplikasi excel ini sangat mudah digunakan dan memiliki laporan lengkap seperti buku besar, laporan aktivitas, neraca, arus kas, pembayaran peserta didik, utang piutang hingga penyusutan. Dengan aplikasi ini, bendahara PAUD dan TK cukup input data penerimaan dan pengeluaran, laporan keuangan PAUD dan TK langsung jadi secara otomatis.

Untuk pengoperasiannya juga cukup mudah, karena aplikasi ini tidak membutuhkan instalasi khusus, karena aplikasi ini adalah berbasis microsoft excel. Jadi selama di komputer ataupun laptop ada excelnya, maka aplikasi ini pasti berjalan. Untuk mengoperasikannya, ketika user mengklik file aplikasi, maka akan muncul login form seperti berikut ini :


Ketika user mengetikkan username dan password, lalu login maka akan masuk ke dalam form profil seperti berikut ini :


Di dalam form profil tersebut terdapat setting periode awal. Dan setting periode awal ada 2 periode seperti berikut :


Teman-teman bisa perhatikan bahwa pada setting periode awal ada 2 periode. Yaitu Januari dan Juli. Artinya, ketika user memilih Januari tahun 2025, maka aplikasi akan membaca periode transaksi dari Januari sd Desember tahun 2025, akan tetapi jika user memilih Juli tahun 2025 maka aplikasi akan membaca periode transaksi dari Juli 2025 sd Juni tahun 2026. Selain setting periode, ada juga pilihan periode buku seperti berikut ini :


Periode buku digunakan untuk memfilter transaksi berdasarkan bulan terjadi transaksinya. Selain itu ada juga tanggal laporan yang berfungsi sebagai tanggal laporan dan menjadi tanggal penentuan nilai penyusutan aset tetap.

Aplikasi excel laporan keuangan lembaga pendidikan PAUD dan TK ini memiliki setting coa. Untuk masuk ke setting coa melalui menu nama akun. Klik menu nama akun dan akan masuk ke dalam setting nama akun seperti berikut ini : 


Pada pojok kanan atas ada menu setting nama akun induk. Klik menu akun induk dan akan masuk ke dalam setting nama akun induk seperti berikut ini :


Akun induk tersebut, berfungsi untuk memberikan nama akun bagi sub akun penerimaan dan biaya yang ada di dalam aplikasi.

Selanjutnya, pada menu utama aplikasi terdapat menu input nama mitra dan nama siswa. Untuk menginput nama mitra dan nama siswa, klik menu nama mitra, dan akan masuk ke dalam form nama mitra seperti berikut ini :


Untuk menginput data mitra/siswa, pada kolom status terdapat 2 pilihan jenis mitra. yaitu umum dan peserta didik. Artinya jika mitra yang di input adalah siswa, maka status harus dipilih Peserta Didik. Dan jika bukan siswa maka dipilih Umum. Untuk mendapatkan data validasi sub unit, user harus menginput dulu melalui menu golongan dan unit yang ada di pojok kanan atas. Klik menu golongan dan unit tersebut, maka akan masuk ke dalam form input golongan dan unit seperti berikut ini :


Setelah user menginput golongan dan unit maka golongan dan unit akan masuk ke dalam data validasi yang ada di kolom sub unit pada form input data mitra dan siswa seperti berikut ini :



Selanjutnya, pada menu utama aplikasi terdapat menu input transaksi penerimaan dan pengeluaran. Untuk menginput transaksi penerimaan dan pengeluaran, klik menu jurnal transaksi, dan akan masuk ke dalam daftar menu jurnal transaksi seperti berikut ini :


Untuk menu menu jurnal transaksi tersebut berasal dari akun kas dan bank yang ada di menu nama akun seperti berikut ini :


Perlu diketahui, bahwa nama tombol jurnal yang ada di daftar menu jurnal transaksi berasal dari nama akun kas bank yang ada di coa. Artinya jika user mengubah nama akun kas bank, maka nama tombol jurnal transaksi pun akan otomatis berubah mengikuti nama akun kas bank.

Selanjutnya untuk menginput transaksi penerimaan dan pengeluaran harus mengikuti dari mana transaksi itu berasal. Misalnya, jika ada transaksi penerimaan dan pengeluaran yang berasal dari transaksi bank, maka harus di input menu jurnal transaksi bank. Dan jika ada transaksi penerimaan dan pengeluaran yang berasal dari transaksi tunai, maka harus di input menu jurnal transaksi kas operasional. Dan bentuk form input transaksi penerimaan dan pengeluarannya adalah seperti berikut :


Salah satu form input transaksi penerimaan dan pengeluaran yang saya contohkan adalah form input transaksi penerimaan dan pengeluaran kas operasional. Untuk menginputnya cukup mudah. Cukup menginput dari mulai tanggal, nomor transaksi, nama mitra. Untuk menginput nama mitra user cukup sembarang ketik aja, nanti akan muncul user form yang berisi semua nama mitra atau nama siswa yang telah di input di inputan data mitra. Selanjutnya tinggal pilih nama mitra. Setelah itu input juga uraian transaksi, lalu input nama akun. Untuk menginput nama akun juga dilakukan dengan sembarang klik, nanti akan muncul user form yang berisi semua nama akun yang ada di coa seperti berikut ini :


lalu tinggal pilih nama akun. Selanjutnya input jumlah transaksinya. Jika transaksinya adalah transaksi penerimaan, maka input di kolom penerimaan, jika transaksinya adalah transaksi pengeluaran, maka input di kolom pengeluaran. Dan jika sudah terinput langkah terakhir klik tombol update jurnal, dan akan muncul notif update jurnal seperti berikut ini :


Dan transaksi yang sudah diupdate jurnal secara otomatis akan menghasilkan nilai saldo dan otomatis masuk ke dalam database transaksi yang ada di dalam aplikasi. Proses menginput transaksi penerimaan dan pengeluaran di jurnal lainnya caranya sama. Dan untuk inputan jurnal transaksi ini, perlu memperhatikan hal-hal berikut ini :
  • Tanggal wajib di input, karena output laporan berdasarkan tanggal
  • Bukti transaksi perlu di input karena untuk mendefinisikan bukti transaksi. Dan bukti transaksi bisa di input sembarang, atau bisa dengan nomor urut saja
  • Nama mitra wajib di input jika transaksi berkaitan dengan transaksi pembayaran siswa, transaksi utang dan transaksi piutang
  • Jika nama mitra dan nama akun tidak sesuai dengan nama akun yang ada di coa, maka kolom akan muncul komen yang menandakan bahwa nama mitra dan nama akun tidak sesuai. Jadi user tidak perlu kesulitan mencari nama mitra dan nama akun yang tidak sesuai coa.
  • Untuk menginput transaksi, user bisa melakukan dengan cara copi paste value, dengan catatan nama mitra dan nama akun formatnya sama dengan yang ada di aplikasi.
Selain jurnal transaksi kas bank, aplikasi juga menyediakan form input jurnal non tunai dan jurnal penyesuaian seperti berikut ini :

Jurnal Non Tunak
Jurnal Non Tunai

Jurnal Penyesuaian

Tujuan disediakannya jurnal non tunai dan jurnal penyesuaian adalah untuk menginput transaksi-transaksi yang tidak terkait dengan transaksi kas bank. Misalnya untuk menginput transaksi beban penyusutan terhadap akumulasi penyusutan dan lain sebagainya. Untuk cara inputnya sama dengan input transaksi kas dan bank. Nah, sampai sini selesailah proses inputnya. Dan setelah user menginput data transaksi, maka secara otomatis semua transaksi akan masuk ke semua output laporan-laporannya. Dan output laporannya adalah seperti berikut ini :

A. Output Laporan Keuangan Umum

Untuk melihat laporan keuangan umum, pada menu utama terdapat tombol menu laporan keuangan. Klik tombol laporan keuangan maka akan masuk ke daftar menu laporan keuangan umum seperti berikut ini :

Daftar Menu Laporan Keuangan

A.1. Laporan Buku Besar



Buku Besar adalah laporan keuangan yang mencatat semua transaksi yang sudah terjadi di setiap akun secara rinci. Di buku besar, setiap akun seperti Kas, Piutang, Pendapatan, Beban dicatat secara terpisah, dan lengkap. Tujuannya adalah untuk memudahkan melihat saldo tiap akun, dan akan menjadi dasar untuk melihat rincian nilai saldo yang ada laporan keuangan lainnya seperti Neraca dan Laporan Aktivitas Keuangan. Untuk melihat rincian buku besar setiap akun, user hanya tinggal memilih nama akun yang ada di pojok kanan atas. Contohnya seperti berikut ini :


Pada contoh gambar tersebut, misalnya ingin melihat rincian transaksi untuk akun kas operasional, dan ketika user memilih akun kas operasional, maka akan nampak seperti berikut ini :


Setelah memilih nama akun maka akan muncul notifikasi. Dan hasilnya adalah sebagai berikut :


Untuk menghasilkan laporan seperti gambar diatas, user perlu melakukan filter, dan menghilangkan centang blank.

A.2. Laporan Neraca Lajur

Neraca Lajur 5

Neraca Lajur pada aplikasi ini merupakan laporan bantu yang digunakan untuk mengelompokkan saldo akun ke dalam laporan Neraca Saldo, Laporan Aktivitas Keuangan, dan Laporan Posisi Keuangan (Neraca). Melalui neraca lajur tersebut, user akan mengetahui setiap akun akan ditampilkan beserta saldonya. Jadi singkatnya Neraca Lajur ini adalah sebagai jembatan antara data transaksi dan laporan keuangan akhir.

A.3. Laporan Aktivitas Keuangan Bulanan


Laporan Aktivitas Keuangan Bulanan adalah laporan yang menyajikan pendapatan dan beban lembaga pendidikan selama satu tahun berjalan yang ditampilkan secara bulanan. Laporan ini digunakan untuk:
  • Memantau kinerja keuangan lembaga dari bulan ke bulan
  • Membandingkan pendapatan dan beban antar periode
  • Mengetahui total pendapatan dan beban selama satu tahun
Singkatnya, Laporan Aktivitas Keuangan Bulanan ini membantu pengelola melihat perkembangan keuangan lembaga secara rutin dan terukur.

A.4. Laporan Aktivitas Keuangan Umum



Laporan Aktivitas Keuangan Umum adalah laporan yang menyajikan ringkasan pendapatan dan beban lembaga pendidikan secara keseluruhan dalam satu periode pelaporan. Laporan ini digunakan untuk:
  • Mengetahui total pendapatan lembaga
  • Mengetahui total beban operasional
  • Melihat hasil akhir aktivitas keuangan berupa surplus atau defisit
Laporan Aktivitas Keuangan Umum memberikan gambaran kondisi keuangan lembaga secara menyeluruh, tanpa rincian per bulan, sehingga memudahkan pengelola dalam melihat hasil akhir kinerja keuangan pada periode tersebut. Singkatnya, Laporan Aktivitas Keuangan Umum menunjukkan hasil akhir pengelolaan keuangan lembaga dalam satu tahun periode.

A.5. Laporan Posisi Keuangan ( Neraca )

Neraca Aktiva

Neraca Pasiva

Laporan Posisi Keuangan (Neraca) adalah laporan yang menunjukkan kondisi keuangan lembaga pendidikan pada suatu periode tertentu. Laporan ini menyajikan informasi mengenai:
  • Aset yang dimiliki lembaga pendidikan PAUD dan TK
  • Kewajiban (utang) yang harus dipenuhi oleh lembaga pendidikan PAUD dan TK
  • Saldo dana atau ekuitas lembaga pendidikan PAUD dan TK
Tujuan laporan posisi keuangan adalah:
  • Mengetahui posisi kekayaan dan kewajiban lembaga
  • Menilai kemampuan lembaga dalam memenuhi kewajibannya
  • Memberikan gambaran kesehatan keuangan lembaga secara keseluruhan
Singkatnya Laporan Posisi Keuangan (Neraca) menunjukkan apa yang dimiliki, apa yang menjadi kewajiban, dan saldo dana lembaga pendidikan PAUD dan TK pada akhir periode.

A.6. Laporan Arus Kas ( Metode Langsung )



Laporan Arus Kas Metode Langsung adalah laporan yang menyajikan arus masuk dan arus keluar kas lembaga pendidikan PAUD dan TK secara langsung selama satu periode pelaporan. Laporan ini digunakan untuk:
  • Mengetahui sumber penerimaan kas
  • Mengetahui penggunaan kas untuk kegiatan operasional
  • Memantau ketersediaan kas lembaga
Dengan metode langsung, setiap penerimaan dan pengeluaran kas ditampilkan apa adanya, sehingga memudahkan pengelola dalam memahami pergerakan kas. Singkatnya Laporan Arus Kas Metode Langsung menunjukkan dari mana kas berasal dan untuk apa kas digunakan.

B. Output Ringkasan Laporan Keuangan

Ringkasan laporan keuangan disajikan untuk memberikan gambaran kondisi keuangan secara cepat dan mudah dipahami, terutama ketika jumlah akun yang digunakan cukup banyak.

Pada lembaga pendidikan, jumlah akun bisa mencapai ratusan sehingga laporan keuangan lengkap menjadi kurang efektif untuk dibaca oleh pihak manajemen atau pengambil keputusan. Oleh karena itu, laporan keuangan diringkas dengan cara mengelompokkan akun-akun sejenis ke dalam pos yang lebih sederhana. Tujuan disajikannya ringkasan laporan keuangan adalah:
  • Mempermudah pemahaman kondisi keuangan lembaga
  • Menyajikan informasi penting tanpa detail yang berlebihan
  • Membantu pimpinan dalam mengambil keputusan secara cepat
  • Meningkatkan efektivitas penyajian laporan keuangan
Ringkasan laporan keuangan ini tidak menggantikan laporan lengkap, tetapi berfungsi sebagai pelengkap untuk kebutuhan evaluasi dan penyampaian informasi secara ringkas. Singkatnya, ringkasan laporan keuangan dibuat agar informasi keuangan tetap jelas, padat, dan mudah dipahami.

Untuk melihat ringkasan laporan keuangan, pada menu utama terdapat tombol menu ringkasan  keuangan. Klik tombol ringkasan keuangan maka akan masuk ke daftar menu ringkasan keuangan seperti berikut ini :


B.1. Laporan Ringkasan Aktivitas Keuangan Bulanan

Ringkasan Keuangan Bulanan 1

Ringkasan Keuangan Bulanan 2

Ringkasan Keuangan Bulanan 3

Ringkasan Aktivitas Keuangan Bulanan adalah laporan yang menyajikan ringkasan pendapatan dan beban lembaga pendidikan yang ditampilkan per bulan dalam satu periode pelaporan. Laporan ini bertujuan untuk:
  • Memberikan gambaran cepat kondisi keuangan lembaga setiap bulan
  • Memudahkan pemantauan tren pendapatan dan beban
  • Membantu pimpinan mengevaluasi kinerja keuangan tanpa melihat detail akun
Ringkasan ini menyajikan informasi utama secara padat dan efektif, sehingga lebih mudah dipahami dan digunakan sebagai bahan evaluasi rutin. Singkatnya ringkasan Aktivitas Keuangan Bulanan memberikan gambaran kinerja keuangan lembaga secara cepat dan efisien

B.2. Laporan Ringkasan Aktivitas Keuangan Umum


Ringkasan Aktivitas Keuangan Umum adalah laporan yang menyajikan total pendapatan dan beban lembaga pendidikan dalam satu periode pelaporan secara padat dan mudah dipahami. Tujuan laporan ini:
  • Memberikan gambaran cepat hasil akhir aktivitas keuangan lembaga
  • Memudahkan pimpinan atau pihak manajemen untuk menilai kinerja keuangan
  • Menyajikan informasi inti tanpa harus melihat seluruh detail akun
Ringkasan ini berfungsi sebagai versi efektif dan praktis dari Laporan Aktivitas Keuangan Umum, sehingga lebih cepat dipahami dan digunakan untuk pengambilan keputusan. Singkatnya ringkasan Aktivitas Keuangan Umum memberikan informasi inti tentang kinerja keuangan lembaga secara cepat dan ringkas

B.3. Laporan Ringkasan Posisi Keuangan ( Neraca )



Ringkasan Posisi Keuangan adalah laporan yang menyajikan informasi inti tentang aset, kewajiban, dan saldo dana lembaga pendidikan secara padat dan mudah dipahami. Tujuan laporan ini:
  • Memberikan gambaran cepat kondisi keuangan lembaga pada suatu periode
  • Memudahkan pimpinan atau manajemen menilai kesehatan keuangan tanpa harus melihat seluruh detail akun
  • Menyajikan informasi utama secara ringkas sehingga lebih efektif untuk pengambilan keputusan
Singkatnya ringkasan Posisi Keuangan memberikan gambaran singkat tentang apa yang dimiliki, kewajiban, dan saldo dana lembaga dalam satu periode.

B.4. Kontrol Mutasi Kas dan Bank


Kontrol Mutasi Kas & Bank adalah laporan yang digunakan untuk memantau dan mengontrol semua transaksi antar kas dan bank, sehingga keseimbangan neraca tetap terjaga. Tujuan laporan ini:
  • Memastikan semua mutasi antar kas dan bank tercatat dengan benar
  • Membantu mendeteksi ketidakseimbangan neraca akibat transaksi mutasi kas dan bank yang salah atau terlewat
  • Memberikan alat bagi user untuk mengecek dan menyesuaikan transaksi kas/bank
Singkatnya Kontrol Mutasi Kas & Bank berfungsi sebagai alat pengawas transaksi kas dan bank, agar saldo tetap seimbang dan laporan keuangan akurat

C. Output Laporan Pembayaran Peserta Didik

Laporan Pembayaran Siswa disediakan untuk menyajikan laporan seluruh transaksi pembayaran dari peserta didik secara efektif dan mudah dipantau. Dan laporan ini sudah otomatis terinput data pembayaran siswa yang sumbernya melalui transaksi penerimaan dan pengeluaran yang di input di jurnal transaksi. Tujuan laporan ini:
  • Memudahkan pengelola memantau status pembayaran SPP atau pembayaran lain dari setiap siswa
  • Mengetahui total penerimaan dari peserta didik dalam satu periode
  • Mempermudah pengawasan dan memastikan tidak ada pembayaran yang terlewat
  • Memberikan data cepat bagi pimpinan atau bendahara atas laporan pembayaran siswa
Singkatnya Laporan Pembayaran Siswa dibuat agar pengelolaan pembayaran lebih mudah dipantau. Untuk melihat laporan pembayaran siswa, pada menu utama terdapat tombol menu pembayaran pesdik. Klik tombol menu pembayaran pesdik maka akan masuk ke daftar menu pembayaran peserta didik seperti berikut ini :


C.1. Laporan Daftar Pembayaran Peserta Didik


Laporan Daftar Pembayaran Peserta Didik menampilkan rincian pembayaran tiap siswa secara lengkap untuk satu periode, mulai dari Januari sampai Desember, beserta totalnya. Fitur utama laporan ini:
  • Pemilihan akun pembayaran: User bisa memilih jenis pembayaran (misalnya SPP, uang kegiatan, atau pembayaran lain) melalui data validasi di pojok kanan atas. Laporan akan menyesuaikan sesuai akun yang dipilih.
  • Filter per kelas: Untuk memudahkan pemantauan, user bisa menampilkan laporan berdasarkan kelas tertentu menggunakan filter data.
Tujuan laporan ini:
  • Memudahkan pengelolaan dan pemantauan pembayaran tiap siswa
  • Memberikan fleksibilitas untuk melihat pembayaran per jenis akun maupun per kelas
  • Menyajikan data yang jelas dan siap digunakan untuk laporan ke yayasan atau orang tua
Singkatnya laporan ini memudahkan pengelola melihat rincian pembayaran siswa secara akurat, fleksibel, dan mudah difilter sesuai kebutuhan.

C.2. Laporan Rekap Pembayaran Rutin Peserta Didik


Laporan Rekap Pembayaran Rutin Peserta Didik menampilkan total pembayaran rutin per siswa dalam satu periode. Fitur dan tujuan laporan ini:
  • Menyatukan semua akun rutin: Laporan ini menampilkan seluruh akun yang termasuk kelompok pembayaran rutin.
  • Ringkas & mudah dipantau: Total pembayaran setiap siswa disajikan secara tahunan, sehingga pengelola dapat melihat secara cepat siapa yang sudah membayar dan total yang diterima
  • Memudahkan evaluasi keuangan: Mempermudah bendahara atau pimpinan dalam memantau penerimaan rutin dan mengelola piutang
Singkatnya laporan ini memberikan gambaran tentang penerimaan rutin siswa, dengan semua akun rutin yang digabungkan, sehingga pemantauan lebih efisien dan mudah.

C.3. Laporan Rekap Pembayaran Non Rutin Peserta Didik


Laporan Rekap Pembayaran Non-Rutin Peserta Didik menampilkan total pembayaran non-rutin per siswa dalam satu periode. Fitur dan tujuan laporan ini:
  • Menyatukan semua akun non-rutin: Laporan ini mencakup seluruh akun yang termasuk kelompok pembayaran non-rutin (misal biaya kegiatan khusus, uang seragam, dll.)
  • Ringkas & mudah dipantau: Total pembayaran tiap siswa disajikan secara tahunan, sehingga pengelola dapat melihat pembayaran non-rutin yang sudah diterima tanpa harus membuka transaksi detail
  • Memudahkan evaluasi keuangan: Membantu bendahara atau pimpinan dalam memantau penerimaan non-rutin dan memastikan semua pembayaran tercatat
Singkatnya laporan ini memberikan gambaran tentang penerimaan non-rutin siswa, sehingga pemantauan lebih efektif dan laporan lebih ringkas.

C.4. Laporan Total Penerimaan Pembayaran Peserta Didik Perbulan


Laporan Total Penerimaan Pembayaran Peserta Didik Per Bulan menampilkan total penerimaan dari semua akun pembayaran rutin dan non-rutin setiap bulan dalam satu periode. Fitur dan tujuan laporan ini:
  • Gabungan semua akun: Menyajikan seluruh pembayaran rutin dan non-rutin tanpa membedakan per siswa
  • Ringkas & cepat dipahami: Menunjukkan total penerimaan bulanan secara keseluruhan, memudahkan pemantauan kas masuk
  • Mendukung evaluasi keuangan: Membantu bendahara atau pimpinan dalam melihat tren penerimaan bulanan dan memastikan arus kas lancar
Singkatnya laporan ini memberikan gambaran total penerimaan setiap bulan dari seluruh jenis pembayaran siswa, sehingga pemantauan lebih praktis dan efisien

D. Output Laporan Rincian Piutang dan Utang

Laporan Piutang & Utang disediakan untuk memantau kewajiban dan hak lembaga pendidikan terkait piutang dan utang yang belum dibayar. Tujuan laporan ini:
  • Mengawasi piutang: Mengetahui pembayaran piutang yang belum diterima
  • Mengawasi utang: Mengetahui kewajiban lembaga yang harus dibayar
Laporan Piutang & Utang membantu lembaga memantau penerimaan dan kewajiban yang belum diselesaikan, sehingga pengelolaan keuangan lebih tertib dan akurat. Untuk melihat laporan piutang dan utang, pada menu utama terdapat tombol menu piutang dan utang. Klik tombol menu tersebut maka akan masuk ke daftar menu piutang dan utang seperti berikut ini :


D.1. Laporan Rincian Piutang



Laporan Rincian Piutang adalah laporan yang menyajikan detail setiap piutang lembaga pendidikan dari pihak yang memiliki piutang yang belum dibayarkan. Tujuan laporan ini:
  • Memberikan informasi siapa yang berutang, jumlah utang, dan tanggal jatuh tempo
  • Memudahkan bendahara atau pengelola dalam menindaklanjuti pembayaran yang tertunda
  • Membantu memastikan piutang tercatat dengan benar sehingga laporan keuangan akurat
D.2. Laporan Rincian Utang


Laporan Rincian Utang adalah laporan yang menyajikan detail setiap kewajiban lembaga pendidikan yang harus dibayarkan, baik ke pihak ketiga maupun pihak internal. Tujuan laporan ini:
  • Memberikan informasi kepada siapa utang harus dibayar, jumlah, dan tanggal jatuh tempo
  • Memudahkan bendahara atau pengelola dalam mengatur pembayaran dan memastikan tidak ada utang yang terlewat
  • Membantu memastikan utang tercatat dengan benar sehingga laporan keuangan tetap akurat
E. Fasilitas Manajemen Aset Tetap

Inputan Aset Tetap disediakan agar lembaga pendidikan PAUD dan TK dapat mencatat semua aset yang dimiliki dan nantinya akan menghasilkan laporan penyusutan secara otomatis. Tujuan fitur ini adalah untuk mendokumentasikan aset tetap seperti meja, kursi, komputer, dan peralatan lainnya dengan lengkap. Untuk masuk ke dalam menu aset tetap, pada menu utama terdapat tombol menu aset tetap. Klik tombol menu aset tetap tersebut maka akan masuk ke daftar menu aset tetap seperti berikut ini :


E.1. Input Data Aset Tetap

Untuk menginput aset tetap melalui tombol menu aset tetap. Klik tombol menu input aset tetap, maka akan muncul form input aset tetap seperti berikut ini :


Form input Aset Tetap dirancang agar pengelola lembaga pendidikan dapat mencatat semua aset secara terstruktur dan lengkap, sehingga laporan penyusutan dapat dihasilkan secara otomatis. Format input meliputi:
  • NO: Nomor urut, otomatis terisi oleh sistem, user tidak perlu input
  • KODE ASET: Kode unik untuk setiap aset
  • Golongan Aset Tetap: Pilihan kategori aset, misal: tanah, bangunan, kendaraan, peralatan kantor, peralatan bermain anak, peralatan pendidikan
  • Nama Aset Tetap: Nama spesifik aset agar mudah diidentifikasi
  • Tanggal Perolehan: Tanggal aset dibeli atau diterima
  • Jumlah Unit: Banyaknya unit aset tetap yang sejenis yang dimiliki
  • Nilai Perolehan per Unit: Harga per unit untuk perhitungan total nilai aset
  • Umur Ekonomis: Estimasi umur pakai aset untuk menghitung penyusutan
  • Nilai Residu: Nilai sisa aset setelah masa pakai berakhir
Tujuan form ini:
  • Memastikan setiap aset tercatat lengkap dan jelas
  • Mempermudah perhitungan penyusutan otomatis
  • Memudahkan pemantauan aset dan laporan keuangan
E.2. Laporan Penyusutan


Laporan Penyusutan Aset Tetap adalah laporan yang menghitung penyusutan secara otomatis berdasarkan input aset tetap yang sudah dimasukkan. Fitur utama laporan ini:
  • Otomatis: Nilai penyusutan dihitung secara otomatis sesuai metode dan umur aset yang sudah diinput
  • Filter per golongan aset: User dapat melihat penyusutan berdasarkan masing-masing golongan aset tetap atau semua golongan sekaligus, cukup memilih golongan melalui data validasi di pojok kanan atas
  • Pemantauan aset: Membantu pengelola mengetahui nilai penyusutan tiap aset dan total nilai penyusutan seluruh aset tetap
Tujuan laporan ini:
  • Memudahkan bendahara atau pengelola memantau penyusutan aset tanpa harus menghitung manual
  • Memberikan informasi nilai penyusutan per golongan dan keseluruhan secara jelas
  • Mendukung akuratnya laporan keuangan dan perencanaan penggantian aset
Singkatnya Laporan Penyusutan Aset Tetap menampilkan nilai penyusutan secara otomatis, bisa dipilih per golongan atau seluruh aset, sehingga pemantauan dan laporan keuangan lebih mudah dan akurat.

E.3. Laporan Rekap Penyusutan


Laporan Rekap Penyusutan Aset Tetap menyajikan ringkasan penyusutan aset tetap berdasarkan golongan aset. Fitur utama laporan ini:
  • Total nilai penyusutan: Menampilkan total penyusutan setiap golongan aset tetap dalam satu periode
  • Akumulasi penyusutan sampai nilai buku: Memperlihatkan akumulasi penyusutan hingga saat ini serta nilai buku aset per golongan
  • Untuk mempermudah pencatatan nilai biaya penyusutan dan akumulasi penyusutan ke dalam jurnal transaksi.
Gimana? lengkap bukan aplikasi excel keuangan lembaga pendidikan PAUD dan TK ini. Demikianlah posting blog mengenai Aplikasi Excel Laporan Keuangan Lembaga Pendidikan PAUD dan TK. Untuk lebih jelasnya, teman-teman bisa melihat cara pengoperasian aplikasi ini melalui video tutorial yang tersedia di link di bawah posting blog ini.

Dan bagi teman-teman yang ingin berdiskusi lebih lanjut atau ingin memiliki aplikasi ini, silakan menghubungi saya melalui:
  • Telp / WA : 0813 1684 5354
  • Email        : kurniawankuat@gmail.com
Atau, jika teman-teman ingin download aplikasi, link download juga tersedia di bawah posting blog ini. Selamat mencoba, semoga aplikasi ini membantu pengelolaan keuangan lembaga pendidikan PAUD dan TK menjadi lebih mudah, cepat, dan akurat!. Wassalam

1. Link download ada di deskripsi video berikut : Link Download

Video Terkait
Share:

My Channel

Video Tutor 1

Video Tutor 2

Video Tutor 3

Video Tutor 4

Video Tutor 5

Video Tutor 6

Video Tutor 7

Video Tutor 8

Video Tutor 9

Video Tutor 10

Posting This Week