Kabar SPT Tahunan


Ingat...Ingat.....Ingat....Ayooooo.....Laporkan SPT Tahunan Tahun Pajak 2012 Anda...

Untuk semua warga negara Republik Indonesia tentunya sudah mengetahui bahwa sekarang sudah masuk awal tahun 2013. Artinya kita sebagai warga negara yang baik adalah harus siap-siap melaporkan pajak atas penghasilan kita selama tahun 2012, karena kewajiban kita di bidang perpajakan adalah menghitung, menyetor, dan melaporkan SPT/Pajak Tahunan. Dasar hukum untuk menyampaikan SPT Tahunan adalah Pasal 3 dan Pasal 9 UU Nomor 28 Tahun 2007 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK-80/PMK.03/2010 Tentang Batas Waktu Penyetoran dan Pelaporan SPT.

Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang telah memiliki penghasilan harus menyetor nilai pajak yang terutang dan melaporkannya ke Kantor Pelayanan Pajak Terdaftar paling telat 3 (tiga) bulan setelah akhir tahun pajak. yaitu tanggal 31 Maret 2013. Ketentuannya adalah sebagai berikut :
  1. Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan usaha bebas dalam artian adalah usaha sendiri dan memanajemen keuangannya dengan cara melakukan pembukuan, maka nilai pajak terutangnya dihitung berdasarkan pembukuan. Dan jika Wajib Pajak Orang Pribadi yang tidak melakukan pembukuan, maka nilai pajak terutangnya dihitung berdasarkan norma. Formulir yang digunakan adalah formulir 1770. 
  2. Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang memperoleh penghasilan hanya dari satu pemberi kerja dan Penghasilan bruto-nya setahun maksimal Rp 60.000.000, dan tidak menerima/memperoleh penghasilan lain selain penghasilan berupa imbalan bunga bank dan atau bunga koperasi maka formulir yang digunakan adalah formulir 1770-SS. Pada saat penyampaian SPT Tahunan, bagi WP pegawai swasta formulir 1770-SS harap dilampirkan formulir 1721-A1 yang di dapat dari pemberi kerja dalam hal ini adalah Bosnya. Namun jika WP pegawai pemerintah/PNS, formulir 1770-SS harap dilampirkan formulir 1721-A2
 
  1. Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dengan ketentuan sebagai berikut :
  • WP OP yang tidak melakukan kegiatan usaha/pekerjaan bebas, memperoleh penghasilan hanya dari satu pemberi kerja, dan tidak memiliki penghasilan lain, namun penghasilan brutonya lebih dari Rp 60.000.000/tahun
  • WPOP yang tidak melakukan kegiatan usaha/pekerjaan bebas, memperoleh penghasilan dari satu pemberi kerja dan memperoleh penghasilan lain selain bunga bank/bunga koperasi.
  • WPOP yang tidak melakukan kegiatan usaha/pekerjaan bebas memperoleh penghasilan dari satu pemberi kerja atau lebih
  • WPOP yang tidak melakukan kegiatan usaha/pekerjaan bebas dan hanya memperoleh penghasilan berupa bunga, royalti, dividen, dan sejenisnya 
          maka formulir yang digunakan adalah formulir 1770-S.

Bagi Wajib Pajak Badan Usaha harus menyetor nilai pajak yang terutang dan melaporkannya ke Kantor Pelayanan Pajak Terdaftar paling telat 4 (empat) bulan setelah akhir tahun pajak, yaitu pada tanggal 30 April 2013 dan formulir yang digunakan adalah formulir 1771.

Untuk dapat memperoleh  formulirnya, anda bisa unduh di MenuDownload dan di WebPajak, atau dapat juga meminta di Kantor Pelayan Pajak setempat. Mengenai prosedur dan tata cara penghitungan, penyetoran dan pelaporan pajak selengkapnya dapat menghubungi kontak saya.

Ayoo...Laporkan Pajak Penghasilan Anda Demi Membangun Bangsa