Usaha logistik sambut revisi PPh 23

Delapan dari sembilan sektor usaha transportasi dan logistik dihapuskan dari PPh 23 menyusul terbitnya revisi Perdirjen Pajak menyoal Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23 UU Pajak Penghasilan. 

Menurut Wakil Ketua Umum Gafeksi Iskandar Zulkarnain, seluruh asosiasi jasa transportasi dan logistik menyambut gembira terbitnya Perdirjen Pajak No. PER-70/PJ/2007 tertanggal 9 April itu. Hal itu, kata dia, menunjukkan kepedulian Dirjen Pajak Darmin Nasution terhadap pertumbuhan industri jasa transportasi dan logistik yang merupakan roda penggerak perekonomian nasional. 

"Total ada delapan asosiasi [sektor] yang dibebaskan dari PPh 23 tersebut. Hanya Organda yang turun dari perkiraan penghasilan neto 20% menjadi 10%. Kami semua menyambut gembira hal ini," ujarnya kepada Bisnis, kemarin. Baca selengkapnya Usaha Logistik Sambut Revisi PPh Pasal 23